5 Alat Musik Betawi dan Penjelasannya, Dipengaruhi Berbagai Budaya

Tanggal posting : 08 March 2023
Oleh Admin
tips-trick

Tahukah kamu? Kebudayaan Betawi merupakan hasil komunikasi antarbudaya. Mengutip dari Majalah Adiluhung Edisi 03: Wayang, Keris, Batik, dan Kuliner oleh Redaksi Majalah Adiluhung, kebudayaan Betawi tidak luput dari komunikasi antarbudaya dari pendatang dari berbagai penjuru seperti Sunda, Melayu, Arab, hingga Cina. Kebudayaan tersebut salah satunya adalah alat musik betawi.
Tidak heran jika alat musik Betawi mempunyai kemiripan dengan alat musik lain. Yuk cari tahu 7 alat musik Betawi apa saja!

5 Alat Musik Betawi
Mengutip dari Buku Ensiklopedia Alat Musik Tradisional: D.K.I Jakarta hingga Kalimantan Selatan oleh R. Toto Sugiarto dkk, berikut adalah alat musik Betawi dan penjelasannya:

1. Perangkat Gambang Kromong
Perangkat Gambang Kromong merupakan rangkaian dari beberapa alat musik yaitu kempul, gong, gambang, rebab, gendang, gender, dan bonang. Alat musik yang dimainkan dalam bentuk orkestra ini perpaduan dari kebudayaan tionghoa dan pribumi (Betawi). Perpaduan ini tercetus ketika Nie Hoe Kong, seorang pemimpin komunitas Tionghoa membawa alat musiknya pada abad ke-18.

Untuk lagu-lagu yang diiringi oleh alat musik ini adalah lagu yang bersifat humoris, sindiran, dan keceriaan. Contoh lagunya adalah Jali-jali, Sirih Kuning, dan Lenggang Kangkung. Kalian bisa menemukan alat musik betawi ini pada acara-acara kebudayaan atau festival bernuansa Betawi.

2. Tanjidor
Tanjidor merupakan alat musik tiup. Berbeda dengan gambang kromong, tanjidor mendapat pengaruh kuat dari kebudayaan Eropa pada abad ke-18 oleh bangsa Portugis yang dipopulerkan di Nusantara.

Kata Tanjidor sendiri berasal dari bahasa Portugis yaitu alat-alat musik berdawai. Alat musik yang biasa dimainkan saat upacara pernikahan atau tamu agung. Selain itu, alat ini merupakan perpaduan dari alat musik seperti klarinet, piston, dan saksofon.

3. Gambus
Gambus adalah alat musik yang biasa dimainkan sebagai sarana dakwah dan dikembangkan menjadi pengiring acara-acara khitanan atau pernikahan. Selain menjadi pengiring acara khitan dan pernikahan, alat musik ini juga mengiringi tari zapin dengan sebutan orkes gambus.

Pada abad ke 19, budaya Arab yang masuk ke Nusantara mempengaruhi alat musik ini. Sehingga Gambus dikenal juga dengan sebutan irama padang pasir dan kerap dipadukan dengan alat musik gendang.

4. Keroncong Tugu
Alat musik betawi dikenal sejak tahun 1661 dalam bentuk kesenian dalam bentuk orkes yang dibawa oleh bangsa Portugis. Kata "Tugu" sendiri berasal dari salah satu kampung di wilayah Jakarta Utara dan dimainkan oleh warga kampung tersebut. Sehingga keroncong tugu sendiri juga berkontribusi pada perkembangan dan keanekaragaman kesenian Betawi.

Selain itu, dalam memainkan keroncong tugu kerap dimainkan bersamaan dengan biola, cello, gitar, mandolin, rebana, hingga triangle.

5. Rebana Betawi
Rebana Betawi adalah salah satu alat musik yang mendapat pengaruh dari Arab. Sehingga alunan musik yang dimainkan umumnya bernuansa islami. Masyarakat Betawi zaman dahulu menganggap alat musik ini adalah kegembiraan dan kebanggaan. Selain itu, rebana Betawi sendiri memiliki berbagai jenis, yaitu:

Rebana Ngarak
Rebana ngarak ini biasa digunakan untuk kirab atau iringan pengantin.

Rebana Biang
Rebana biang ini dimainkan untuk memeriahkan pementasan.

Rebana Jati
Yang terakhir adalah rebana jati. Rebana jati ini biasa dimainkan saat upacara-upacara adat atau lainnya.

Nah itu dia 5 alat musik betawi dan penjelasannya. Sangat beranekaragam, bukan? Setelah mengenal alat musik betawi, sekarang waktunya kita lestarikan kebudayaan kita, detikers!

Sumber : https://www.detik.com

(0) yang berkomentar

Silahkan login terlebih dahulu untuk menulis komentar

Berita Lainnya